Saham Yang Cocok Untuk Trading Harian Pada Tahun Ini
Saham Yang Cocok Untuk Trading Harian Pada Tahun Ini

Saham Yang Cocok Untuk Trading Harian Pada Tahun Ini

Odiablog.com – Hallo sob, pada kesempana kali ini kami akan memberikan informasi kepad Anda seamuanya sobat trading mengenai Saham Yang Cocok Untuk Trading Harian Pada Tahun Ini.

Trading saham harian adalah kegiatan membeli dan menjual saham tertentu di satu hari yang sama untuk memperoleh keuntungan dengan cepat.

Bagi kamu yang tertarik melakukan trading, sebaiknya simak dulu 4 tips investasi saham untuk trading harian berikut ini.

Baca juga :

1. Buat Trading Plan

Saham Yang Cocok Untuk Trading Harian Pada Tahun Ini

Membuat trading plan adalah langkah awal yang wajib dilakukan investor sebelum mulai trading saham.

Trading plan adalah strategi perdagangan yang dirancang sendiri oleh investor dan dijadikan pedoman dalam melakukan aksi jual beli saham di bursa.

Terdapat empat komponen utama dalam membuat trading plan saham harian, yaitu menentukan saham apa yang ingin dibeli.

Menentukan titik entry atau di harga berapa kamu ingin membeli saham tersebut, menentukan titik exit atau target harga dimana kamu akan menjual saham tersebut untuk merealisasikan keuntungan.

Dan terakhir menentukan titik cut loss atau titik dimana kamu akan menjual saham di bawah harga pembelian karena turun signifikan untuk meminimalisir kerugian.

Selain memudahkan pengambilan keputusan saat trading saham, memiliki trading plan sebelum investasi juga sangat berguna untuk melatih psikologis kamu agar tetap tenang dalam menghadapi perubahan harga pasar yang begitu cepat.

2. Perhatikan Risk Reward Setiap Trade

Sama seperti kegiatan investasi lain, aktivitas trading saham juga memiliki risiko tinggi. Makanya, selain membuat trading plan, trader juga disarankan untuk menghitung dan memperhatikan risk reward ratio dalam setiap trading yang dilakukan.

Risk Reward Ratio (RRR) adalah indikator yang umum digunakan dalam mengukur perbandingan antara risiko kerugian dan potensi keuntungan dari suatu trading.

Cara hitungnya adalah dengan membagi risiko kerugian dengan potensi keuntungan trading berdasarkan trading plan yang kamu buat. Berikut rumusnya:

Contoh, agar tetap rasional dalam trading saham ABCD yang saat ini bernilai Rp4.000 per lembar, kamu membuat trading plan sebagai berikut:

  • Harga awal pembelian saham (titik entry) = Rp4.000
  • Target harga untuk take profit (titik exit) = Rp6.000
  • Harga saat jual rugi (titik cut loss) = Rp3.600

Apabila kamu membeli saham ABCD sebanyak 100 lot dengan nominal transaksi Rp 40 juta dan kamu juga disiplin dalam menjalankan trading sesuai rencana di atas, maka risk/reward ratio dari trading yang kamu lakukan tersebut adalah 1:5.

Dengan kata lain, kamu rela merisikokan kehilangan Rp1.000 untuk memperoleh potensi keuntungan Rp5.000 dari trading saham ABCD. 

Ketika menjadi seorang trader ataupun investor, kamu semestinya menghindari perdagangan saham yang memiliki potensi keuntungan lebih kecil dibanding potensi kerugiannya. 

Secara umum, R/R Ratio yang paling sering digunakan trader atau investor adalah 1:2 atau di atasnya untuk memastikan aset dapat terus bertumbuh secara jangka panjang. 

3. Disiplin Menjalankan Trading Plan

Supaya bisa mendapatkan hasil trading saham yang konsisten dalam jangka panjang, seorang trader diharapkan senantiasa disiplin dalam menjalankan trading plan-nya sesuai rencana.  

Mulai dari membeli dan menjual saham untuk trading harian berdasarkan analisa yang telah dibuat, menentukan titik entry (buy), titik exit (sell for profit), hingga menentukan posisi cut loss.

Memang tidak mudah untuk disiplin dalam menjalankan trading plan. Akan tetapi, kamu harus mulai melatih kedisiplinan ini sejak awal agar cepat terbiasa.

Selain itu, jangan lupa untuk melakukan evaluasi secara berkala terhadap trading plan yang kamu punya. Hal ini supaya kamu bisa menyesuaikan trading plan secara fleksibel mengikuti tujuan, profil risiko, dan kondisi market saat ini.

4. Lakukan Money Management

Terakhir, tips investasi saham untuk trading harian yang perlu kamu lakukan adalah money management. Ini adalah strategi mengelola modal yang tersedia agar tidak habis saat menjalankan trading saham harian.

Money management atau pengelolaan dana dalam trading saham harian bisa dilakukan lewat banyak cara. Mulai dari memisahkan dana yang dipakai untuk modal investasi dan trading, membatasi jumlah saham untuk trading harian (5 – 10 saham saja sudah oke).

Meminimalisir kerugian dengan cepat melakukan cut loss pada saham yang sedang downtrend, hingga memperbesar atau mengurangi modal untuk trading saham tertentu sesuai kebutuhan.

Sebagaimana trading plan, tujuan money management juga hanya bisa dicapai apabila kamu disiplin dalam melakukannya.

Ingat, untuk selalu berpedoman pada tujuan dan trading plan kamu agar setiap transaksi yang dilakukan tetap terarah, sesuai rencana, serta untuk menghindari perasaan bingung dan ragu-ragu yang kadangkala muncul di benak trader.

Trading saham harian berisiko tinggi sehingga tidak boleh dilakukan sembarangan. Buat kamu yang ingin menjalani aktivitas ini, terapkan empat tips investasi saham untuk trading harian di atas agar kegiatan trading-mu tetap terarah dan dapat mencapai tujuan trading yang ingin dicapai.

Leave a Reply

Your email address will not be published.